Review Singkat tentang The Rolling Stones Mobile Studio

Keberadaan studio rekaman dengan lagu dan musik tentu tidak bisa dipisahkan. Mengapa? Lagu dan musik dari para musisi bisa didengarkan oleh masyarakat melalui album, kaset rekaman, dan file digital yang diproduksi ketika mereka melakukan rekaman di studio. Oleh karena itu, untuk menghasilkan kualitas lagu dan musik yang baik, maka para musisi perlu menggunakan studio rekaman yang memiliki kualitas terbaik. Umumnya, studio rekaman tersebut ada dalam sebuah bangunan tetap. Sehingga, para musisi harus datang ke studio rekaman tersebut jika mereka ingin melakukan rekaman. Akan tetapi, dalam beberapa kasus, para musisi kemungkinan kesulitan untuk datang ke studio rekaman. Oleh karena itu, dalam kondisi ini, para musisi bisa menggunakan apa yang dimaksud dengan mobile studio. 

Salah satu contoh mobile studio yang sangat dikenal oleh masyarakat adalah The Rolling Stones Mobile Studio. Seperti namanya, studio rekaman Rolling Stones dimiliki oleh grup band beraliran genre rock dari Inggris yaitu The Rolling Stones. Meskipun, studio rekaman ini dimiliki oleh Rolling Stones, akan tetapi banyak artis lain yang kemudian menggunakan mobile studio ini seperti Iron Maiden, Bob Marley, dll. Oleh karena itu, mobile studio dari Rolling Stones ini termasuk dalam salah satu mobile studio yang cukup sukses, Selain itu, saat ini mobile studio milik Rolling Stones telah diakuisisi oleh National Music Center yang berpusat di Calgary. 

Bagaimana Sejarah Terbentuknya The Rolling Stones Mobile Studio?

Review Singkat tentang The Rolling Stones Mobile Studio

Berdirinya The Rolling Stones Mobile Studio tentu tidak bisa dipisahkan dari keberadaan grup band The Rolling Stone. Hal ini dikarenakan ide untuk membuat mobile studio disebabkan kejenuhan dari grup band Rolling Stone yang hanya bisa berlatih di studio musik konvensional pada jam 9 pagi hingga 5 sore. Selain itu, saat proses rekaman yang membutuhkan banyak waktu, tentu mereka tidak bisa optimal karena keterbatasan waktu. Hal inilah yang melatarbelakangi berdirinya mobile studio milik the Rolling Stone. 

Awalnya, studio rekaman mereka akan dipindahkan ke rumah milik Mick Jagger. Akan tetapi, karena banyaknya peralatan dan instrumen musik yang harus dipindahkan, tentu akan membutuhkan banyak usaha yang harus dikeluarkan. Oleh karena itu, grup band Rolling Stones akhirnya memutuskan untuk membuat sebuah ruangan dalam sebuah van. Nantinya, ruangan tersebut akan berisi beberapa peralatan musik dan juga rekaman. Selain itu, ruangan tersebut akan dilengkapi sistem kontrol yang baik untuk mendukung proses rekaman yang mereka lakukan. Ide ini dikemukakan oleh manajer dari The Rolling Stones yaitu Ian Stewart. 

Proses pembuatan mobile studio ini dilakukan oleh Glyn Johns yang merupakan seorang teknisi dan produser. Ia bekerja dengan pengawasan Ian Stewart sebagai penggagas ide. Mobile studio dari The Rolling Stones dibuat menggunakan beberapa instrumen musik dan sistem kontrol yang dikhususkan hanya untuk Rolling Stones saja. Akan tetapi, mobile studio ini kemudian menjadi populer. Sehingga, beberapa musisi lain juga ingin melakukan rekaman dengan menggunakan mobile studio. Oleh karena itu, peralatan yang digunakan akhirnya diperbarui seperti upgraded 16-track, 20 input, dll. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas rekaman dari para musisi yang ada. 

Perkembangan mobile studio selanjutnya adalah adanya staf baru yang menjadi asisten tetap di bagian teknologi sound yaitu Tapani Tapanainen pada tahun 1973. Pada tahun yang sama, Mick McKenna bergabung dan bekerja untuk merubah beberapa model dan sistem yang ada di mobile studio. Ia bekerja di mobile studio sampai ia meninggal pada tahun 1985. Seperti yang telah diketahui, bahwa mobile studio milik The Rolling Stone ini tidak hanya digunakan oleh Rolling Stone sendiri saja, akan tetapi juga digunakan oleh beberapa musisi lainnya. Oleh karena itu, mereka menambahkan kapasitas yang dimiliki oleh mobile studio ini seperti penambahan track record menjadi 24 dan tambahan 12 input sehingga total input menjadi 32 input. 

Beberapa Album dan Single yang Dibuat di Mobile Studios

Rolling Stones Mobile Studio

The Rolling Stones Mobile Studio telah digunakan untuk membuat beberapa lagu single dan juga album dari The Rolling Stone. Beberapa lagu single tersebut seperti Smoke on The Water yang dinyanyikan oleh Deep Purple, Bring Your Daughter to the Slaughter yang dinyanyikan oleh Iron Maiden, dan No Woman, No Cry yang dinyanyikan oleh Bob Marley and the Wailers. 

Sementara itu, beberapa album yang dibuat adalah Led Zeppelin III dari Led Zeppelin. Selain itu, The Rolling Stones sendiri juga menggunakannya untuk membuat album mereka yang berjudul Sticky Fingers dan Exile on Main St. Musisi lain yang menggunakannya adalah Horslips lewat albumnya yang berjudul Happy to Meet – Sorry to Part. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *