Review Singkat tentang Studio Abbey Road, Inggris

Inggris dikenal sebagai salah satu negara dengan industri musik yang sangat maju. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya grup band dan penyanyi asal Inggris yang mampu menarik perhatian masyarakat di seluruh dunia. Oleh karena itu, industri musik di Inggris selalu berkembang setiap harinya. Hal ini tidak terlepas dari tingginya kualitas yang ditawarkan oleh studio rekaman yang ada di Inggris. Setiap studio rekaman selalu menawarkan fasilitas terbaik dan hasil rekaman yang sangat baik. Sehingga, suara yang dihasilkan selalu jernih.

Kebanyakan studio rekaman di Inggris telah didirikan sejak beberapa dekade tahun lalu. Hal ini membuat beberapa studio rekaman di Inggris menjadi studio rekaman yang legendaris dan seringkali dijadikan museum yang bisa dikunjungi oleh masyarakat umum. Selain itu, beberapa studio rekaman besar juga akhirnya membuka akademi musik yang mendukung perkembangan musik yang ada di Inggris. Salah satu studio rekaman di Inggris yang mempunyai sejarah panjang adalah Studio Abbey Road. Lokasi dari studio rekaman Abbey Road adalah di 3 Abbey Road, St John’s Wood, City of Westminster, London, England. Studio ini berdiri pada tahun 1931. Studio rekaman Abbey Road didirikan oleh Gramophone Company yang menjadi salah satu cikal bakal berdirinya EMI di Inggris.

Sejarah Singkat Perkembangan Studio Abbey Road

Review Singkat tentang Studio Abbey Road, Inggris

Secara umum, sejarah perkembangan Studio Abbey Road dapat dibedakan menjadi beberapa pilihan waktu. Salah satu waktu bersejarah bagi perkembangan studio rekaman Abbey Road adalah pada tahun 1920 hingga 1940. Pada tahun 1929, Gramophone Company mengubah ruangan yang ada di Georgian Townhouse menjadi sebuah studio rekaman. Semenjak itu, beberapa musisi melakukan konser dan rekaman. Sebagai contoh, Edward Elgar dengan London Symphony Orchestra pada tahun 1931. Sedangkan pada tahun 1934, Thomas Beecham melakukan rekaman untuk lagu Mozart’s Jupiter Symphony yang dipandu oleh Alan Blumlein dalam bidang suara stereo. Selanjutya, Gramophone Company yang bergabung dengan Columbia Graphonone Company membuat sebuah perusahaan baru yang diberi nama Electric and Musical Industries (EMI). Hal inilah yang membuat studio rekaman Abbey Road diberi julukan studio rekaman EMI Atau EMI Recording Studios.

Sementara itu, dalam kurun waktu 1950 hingga 1970-an ada banyak hal yang terjadi pada studio rekaman Abbey Road. Salah satunya adalah dinobatkannya Studio Two milik EMI sebagai salah satu pusat musik dengan genre rock and roll pada tahun 1958. Hal ini yang juga membuat grup band Cliff Richard and the Drifters melakukan rekaman di studio rekaman Abbey Road untuk lagu mereka yang berjudul Move it. Sementara itu, pada tahun 1969 sebuah perubahan besar terjadi. Saat itu, The Beatles sebagai salah satu grup band legendaris Inggris membuat sebuah album yang diberi nama Abbey Road. Hal ini dikarenakan proses rekaman yang mereka lakukan di studio EMI ada di jalan Abbey Road. Oleh karena itu, hal ini menjadi salah satu kejutan besar bagi para fans The Beatles sekaligus menjadi bentuk perkembangan paling pesat yang dilakukan oleh studio rekaman Abbey Road. Pada kurun waktu ini pula ada banyak produser musik yang bekerja di bawah naungan studio rekaman Abbey Road seperti Alan Parsons, Ken Townsend, George Martin, dll.

Sedangkan pada kurun waktu 1980 hingga 2011, Studio rekaman Abbey Road mengalami jatuh bangun bisnis yang sangat fluktuatif. Hal ini ditandai dengan adanya kerjasama yang dilakukan oleh Abbey Road dengan Anvil Post Production pada tahun 1980. Akan tetapi, kerjasama ini akhirnya berakhir ketika EMI berubah nama menjadi Thorn EMI karena bergabung dengan Thron Electrical Industries. Sementara itu, pada tahun 1983, studio rekaman Abbey Road memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melihat isi dari Studio Two yang merupakan tempat dimana The Beatles melakukan rekaman.

Pada tahun 2005, studio rekaman Abbey Road juga digunakan oleh Kanye West untuk merekam dua lagunya. Sedangkan pada tahun 2011, boyband asal Korea Selatan yang bernama Shinee juga melakukan performa live. Hal ini dikarenakan adanya kerjasama antara Abbey Road dengan SM Entertainment yang merupakan agensi dari Shinee.

Riwayat Studio Rekaman Abbey Road Masa Kini

Studio Abbey Road

Studio Abbey Road yang juga dikenal sebagai EMI akhirnya diambil alih oleh Universal Music. Hal ini terjadi pada tahun 2012, tepatnya di bulan September. Sedangkan pada tahun 2017, seorang anggota Surge Radio menemukan tape recorder dengan jenis BTR-3 yang digunakan di Abbey Road. Sementara itu, pada tahun 2015, Abbey Road sebagai salah satu studio rekaman legendaris di Inggris akhirnya membuka sebuah institusi yang diberi nama Abbey Road Institute. Lokasi pusatnya ada di kota London dimana para mahasiswa bisa belajar tentang produksi musik dan audio. Salah satu program studi yang ditawarkan adalah Advanced Diploma in Music Production and Sound Engineering.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *